Senin, 03 Juni 2013

Baca dari bawa' mko saja kah baru pertama kalo ka' buat "blog" ini. Tidak ku tau begimana. Sudah mi leh, mengantuk mo'. Kurre Sumanga'.

Selesai ujian, tunggi mi kan Hari paling penting di SMA, "Pengumuman Hasil Ujian Akhir Nasional". Hari itu, siap-siap semua mi orang dengan Pen Maker-nya (spidol) atau Spray Paint-nya. Pertama kali ku "mengenge" waktu pembagian amplop. Cuma saya yang tidak ada amplop ku, ku kira mi tidak lulus na' (ternyata ketinggalan di Kantor sekolah).
Dan akhirnya ku tau kalau LULUS ja' pale' na. Hehehe
 Terima kasih buat fans yg sangat "fanatik", berupaya supaya tersanjung na'
Sudah itu, pergi mokan konvoi ke SMANSA.
Skalian foto-foto sama teman, sahabat, mantan, bahkan odo'odo' ta' di sana.
60% SMANSA, 30% STIGMA, 10%-nya BOLOS.
 Tidak di Smansa, tidak di Stigma, tetap ji "nakal". 


Rambu Solo, salah satu siswa SMAn 3 Makale yang tewas dibunuh.
 Salah satu kegiatan ekstrakulikuler setelah mengikuti Ujian Semester, di lorong dekat sekolah, SMAN 3 Makale.
Hasil minta-minta dari adik kelas di sekolah, "Ma'gendo'".
Lama-lama, karna nakalnya, satu-persatu keluar dari SMAN 1 Makale. Pindah semua kan dikka' ke SMAN 3 Makale. Tapi tetap ji seru di sana, banyak ji anak Smansa yang pindah ke sana.
Teman satu kelas ku ini yang digendong.
Cacat fisik kasian, tapi tetap ji bisa. Tetap bisa menulis pake kakinya, main game, sms-an atau chatting-an, pokoknya bangga ka' sama dia. Tidak "menyerah".